Cara Merawat Ban Motor

Ban merupakan komponen penting bagi sepeda motor kamu, sama pentingnya dengan mesin. Ban motor merupakan satu-satunya komponen yang menghubungkan kendaraan dengan jalanan.

Kondisi ban yang terawat dengan baik akan memberikan traksi yang optimal dan memberikan pengalaman berkendara yang jauh lebih aman, memungkinkan kamu melaju lebih cepat dan bermanuver lebih baik.

Varian ban motor saat ini sangat banyak, baik jenis dan harganya. Seringkali pemilik kendaraan memilih ban dengan harga jual menengah ke atas dengan alasan kualitas dan daya tahan.

Hal tersebut tidak sepenuhnya salah, namun kualitas dan daya tahan ban juga ditentukan bagaimana cara pengendara merawat ban motor mereka sendiri.

Lantas bagaimana langkah-langkah merawt ban? Melalui artikel ini, saya akan mengulas bagaimana cara merawat ban motor agar awet dan tahan lama.

Simak ulasannya di bawah ini.

Cara Merawat Ban Motor agar Awet dan Tahan Lama

Gunakan Ukuran Ban sesuai Standard

Pabrikan otomotif menyematkan kaki-kaki sepeda motor dengan ukuran ban dan velg yang telah terstandarisasi untuk menjaga keselamatan dan keamanan pengendara.

Namun seringkali pemilik kendaraan bermotor yang menggunakan ban dengan ukuran yang terlalu kecil atau terlalu besar dengan alasan estetika. Hal ini tidak hanya mengurangi kenyamanan berkendara, namun juga dapat membahayakan diri dan orang lain.

Ban motor yang terlalu kecil atau yang disebut dengan ban cacing dapat memiliki area tapak yang minimalis sehingga mengurangi traksi dan kemampuan manuver motor kamu. Sedangkan, bila menggunakan ban yang terlalu besar dapat menyebabkan kemampuan handling motor kamu menjadi lebih sulit.

Oleh karena itu, selalu ikuti rekomendasi pabrikan mengenai ukuran ban dan velg motor yang direkomendasikan.

Cek Tekanan Angin secara Berkala

Melakukan pengecekan tekanan angin ban merupakan rutinitas yang harus kamu lakukan setiap satu atau dua minggu sekali. Pastikan ban motor kamu memiliki tekanan angin yang direkomendasikan, tidak kurang dan tidak lebih.

Ban motor yang kekurangan angin dapat menyebabkan ban rentan mengalami kebocoran, tapak ban cepat tipis, bahkan dalam banyak kasus ban mengalami retakan karena harus menopang beban berat.

Pun demikian sebaliknya, jika ban motor memiliki tekanan angin yang terlalu tinggi dapat menyebabkan ban rentan pecah atau meledak saat kamu berkendara dalam kecepatan tinggi.

Oleh karena itu, rutin cek tekanan angin sekaligus perhatikan kondisi fisik ban motor kamu.

Rutin Membersihkan Permukaan Ban

Selain rutin mengecek tekanan angin, kegiatan membersihkan permukaan ban dapat memperpanjang masa pakai ban motor kamu.

Kotoran seperti batu kerikil dan material keras lainnya dapat terselip pada kembangan ban, hal ini bila tidak segera disingkirkan dapat menyebabkan penurunan performa ban motor kamu.

Bebatuan yang terselip pada kembangan ban dapat menghambat aliran air saat kamu berkendara dalam kondisi hujan, sehingga ban rentan mengalami sliding yang dapat menyebabkan kecelakaan.

Selain itu, kotoran pada permukaan ban dapat menyebabkan permukaan ban cepat aus dan menurunkan masa pakai ban motor kamu.

Cek Kondisi Pentil Ban secara Berkala

Kondisi pentil ban dapat memberikan gambaran kondisi apakah ban motor kamu dalam kondisi prima atau tidak.

Pentil ban merupakan saluran untuk memasukan tekanan angin pada ban kendaraan kamu, sehingga memastikan komponen ini terjaga dengan baik merupakan hal penting dalam upaya merawat ban motor kamu.

Salah satu cara untuk memeriksan kondisi pentil ban adalah dengan meneteskan air pada bagian pentil ban, bila muncul gelembung udara pada saat kamu meneteskan air berarti ada kebocoran dan segera lakukan penggantian ban dalam segera.

Selain itu, pastikan juga tutup pentil selalu terpasang. Tutup pentil sering dianggap sepele padahal punya peran penting bagi sebuah ban.

Tutup penting berperan penting dalam menjaga tekanan angin tetap stabil, komponen ini juga melindungi drat dan sil karet ban dari kerusakan karena debu dan pasir.

Hindari Membawa Beban Melebihi Batas

Sering membawa ban berlebih dapat menurunkan kinerja ban kendaraan kamu.

Setiap ban memiliki batas beban muatan yang dapat ditopang, jika sering membawa beban melebihi batas muatan, ban motor relatif lebih cepat gundul dan bahkan dapat mengalami perubahan fisik ban.

Hal ini jika dilakukan dalam jangka panjang juga dapat merusak komponen lainnya seperti suspensi dan velg.

Hindari Melakukan Pengereman Mendadak

Sebisa mungkin hindari melakukan pengereman mendadak atau hard-brake saat berkendara.

Saat kamu melakukan pengereman mendadak, sistem pengereman akan mengunci roda agar berhenti berputar sehingga ban mengalami gesekan dengan aspal secara kasar.

Bila sering melakukan hal ini dapat akan mengalami penipisan yang tidak merata, dan dalam kondisi ekstrim akan membuat ban rentan bocor.

Demikian ulasan kami mengenai cara merawat ban motor agar awet dan tahan lama. Sampai jumpa pada artikel-artikel kami selanjutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *