Ternak Murai Batu

Pastinya, para pecinta burung sudah tidak asing dengan spesies murai batu yang terkenal akan kemampuan berkicaunya yang sangat merdu.

Gambar Murai Batu
Gambar Murai Batu

Selain dipelihara, murai batu kerap dijadikan lahan bisnis karena harga burung yang satu ini lumayan tinggi. Hal ini membuat ternak murai batu mulai diminati. Bagaimana cara beternak burung yang satu ini? Berikut adalah caranya!

Cara Ternak Murai Batu yang Benar Untuk Pemula

  • Lokasi

Lokasi untuk beternak murai batu tidak boleh dilakukan di dalam ruangan karena bisa stres. Sebaiknya dilakukan di luar ruangan yang tidak terlalu berisik. Tempat yang berisik akan mengganggu proses perkawinan murai nantinya.

Kandang

Untuk melakukan peternakan, kandang harus berukuran sedang, tidak terlalu besar atau kecil. Jika terlalu kecil, burung akan stres sementara jika terlalu besar, maka murai terlalu banyak bergerak. Sebaiknya, kandang yang digunakan sekitar 2 meter x 3 meter. Ukuran itu cukup untuk perkawinan murai yang umumnya dilakukan secara poligami.

Perlengkapan

Tidak hanya lokasi yang tepat dan ukuran kandang, tetapi perlengkapan perakawinan juga perlu dperhatikan. Sebaiknya, anda menyiapkan pakan dan multivitamin untuk murai. Hal tersebut berguna untuk meningkatkan vitalitas murai.

Di dalam kandang, sediakan juga sebuah sarang yang nantinya digunakan untuk tempat menaruh telur dan induk murai mengerami. Sarang bisa dari apa saja, tapi sebaiknya bahan alami seperti bambu karena membuat murai lebih merasa nyaman.

  • Perkawinan

Cara ternak murai batu berbeda dengan burung pada umumnya. Jika bisanya satu lawan satu, murai batu mengenal sistem poligami di mana satu jantan bisa kwin dengan banyak betina di waktu yang bersamaaan. Umumnya, 1 ekor jantan murai batu dapat kawin dengan 3-5 betina murai batu sekaligus.

Langkah pertama adalah, betina ditaruh di kandang yang sama kemudian dibiarkan selama beberapa hari. Betina murai batu perlu beradptasi agar tidak kaget dengan sekelilingnya. Seminggu kemudian, letakkan jantan yang masih berada dalam sangkar. Letakkan jantan bersama sangkarnya supaya ia tidak digeruduk oleh para murai batu betina.

Lihat perkembangannya selama beberapa hari. Apakah murai jantan dan betina mulai birahi? Tanda birahi pada jantan umumnya banyak bergerak dan sangat aktif tidak seperti biasanya. Sementara betina akan mulai bersiul sebagai cara untuk memanggil sang jantan. Jika biaraahinya sudah naik, lepaskan jantan dan biarkan mereka kawin.

  • Merawat anakan murai batu

Jika sudah bertelur, betina akan mulai mengerami telur-telurnya. Jika perkawinan dilakukan secara poligami, sebaiknya siapkan sarang lebih dari satu dalam kandang. Proses mengerami biasanya lebih dari satu minggu lalu menetas. Ketika anakan sudah berusia satu minggu, anda bisa memberikan makanan berupa voer encer. Mereka mandiri di usia 2 minggu setelah menetas.

  • Penjemuran

Proses penjemuran murai batu penting bagi anakan agar mendapatkan vitamin D dan dapat tumbuh secara optimal. Jemur murai batu selama 11 jam di matahari pukul 08.00-09.00.

Cara-cara ternak murai batu di atas mudah dilakukan bahkan oleh pemula sekalipun. Ketika anakan sudah banyak, anda bisa melakukan pemasteran agar mereka memiliki nilai harga jual yang tinggi.