Kawah Sikidang di Dieng

Kawah Sikidang di gunung Dieng memberi Anda pengalaman yang berbeda karena kekokohan tidak seperti kebanyakan kawah yang terletak di puncak gunung pada umumnya, namun berada di tengah-tengah pertanian rakyat. Namun kawah ini sangat aktif, terlihat saat memasuki kawasan tersebut akan terlihat beberapa lubang besar yang mengeluarkan asap belerang.

Kawah Sikidang adalah tempat wisata di Dieng yang paling populer dan hits sampai saat ini. Sebagaimana yang telah di ulas oleh Sudutnusantara.com. Jika Anda tertarik, berikut adalah ulasan lengkap mengenai Kawah Sikidang di Dieng.

Kawah Sikidang di Dieng Jawa Tengah

Deskripsi Umum

Dataran Tinggi Dieng terbentuk karena letusan gunung Prahu kuno berabad-abad yang lalu. Meski sudah berabad-abad lalu, aktivitas vulkanik di kawasan ini masih terus terjadi. Salah satu buktinya adalah Kawa Sikidang di Dieng.

Terletak di Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara. Kawah Sikidang adalah salah satu destinasi populer yang dikunjungi di Dataran Tinggi Dieng. Tidak seperti kebanyakan kawah di gunung pada umumnya, jika diamati, Kawa Sikidang di Dieng ini berada tepat tengah-tengah pertanian rakyat.

Namun kawah ini sangat aktif, terlihat saat memasuki area kawah akan telrihat beberapa lubang besar yang mengeluarkan asap tidak terlalu tebal. Menurut pengelola, lubang besar ini adalah kawah utama di masa lalu. Sementara itu, kawah utama kini agak jauh dari pintu masuk.

Dari pintu masuk, pengunjung harus berjalan kaki sekitar 1 kilometer untuk mencapai kawah utama. Jalan menuju kawah utama sedikit menanjak. Selain itu, di sekitar kawasan ini masih terdapat beberapa kawah kecil yang diperkirakan akanmenjadi kawah besar menggantikan kawah yang ada saat ini.

Saat ini pengelolaan Kawah Sikidang di Dieng berada bawah Perum Perhutani. Saat berkunjung kesini disarankan untuk membawa masker atau bisa beli di sekitar kawah karena udara di sekitar kawasan tersebut memiliki bau belerang yang kuat. Selain itu, pengunjung diharapkan tidak terlalu dekat dengan kawah karena suhu di permukaan kawah utama mencapai 80-91 derajat Celcius.

Keunikan Kawah Sikidang di Dieng

Keunikan Kawah ini adalah tempatnya berpindah-pindah, artinya sekitar sepuluh tahun yang lalu kawah tersebut hanya berjarak sekitar 100 m dari area parkir dan sekali waktu dapat dipindahkan kembali. Hal tersebut terjadi ketika tekanan dapur magma sudah mencapai puncaknya, maka akan muncul kawah baru karena pada dasarnya energi panas bumi sedang mencari jalur terlemah untuk menerobos.

Komposisi Gas Utama pada Kawah Sikidang

Suhu Kawah kurang lebih 91 derajat Celcius yang berada di ketinggian kurang lebih 2.065 mdpl. Konsentrasi CO2 di Kawah ini sangat rendah yaitu 5,656% volume pada pengukuran April 2014. Selain itu, kandungan H2S di Sikidang masih berada di bawah Kawah Sikendang yang berada di pinggir Telaga Warna. Maka dari itu tidak heran jika bau telur yang menyengat masih terasa di kawasan Telaga Warna dibandingkan di Kawa Sikidang.

Karakteristik Gas Pada Kapal Sikidang

Gas di lapangan fumarola Sikidang didominasi oleh uap air (H2O) yang mencapai 91,291% volume. Sedangkan konsentrasi CO2 sebesar 5,654% volume dan H2S sebesar 2,031% volume.

Dari analisis data yang diambil dari tahun 1999 hingga 2014, terdapat korelasi yang sangat kuat antara CO2, H2S, dan H2O, dimana setiap kenaikan salah satu senyawa tersebut akan diikuti dengan peningkatan senyawa lainnya, begitu pula sebaliknya. Misalnya jika konsentrasi CO2 meningkat maka akan mengikuti kenaikan H2S dan H20.

Lokasi

  • Alamat : Dieng Kulon, Batur Banjarnegara, Jawa Tengah, Indonesia.
  • Desa : Dieng kulon.
  • Kecamatan : Batur.
  • Kabupaten : Banjarnegara.
  • Provinsi : Jawa Tengah.

Informasi Penting

  • Jam Buka : 25 Jam (Setiap hari)
  • Harga : Tiket Rp 30.000 per orang.

(Jika sudah membeli tiket kombinasi di candi arjuna dan menggunakannya untuk kawah sikidang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *