Perbedaan Nukleotida dan Nukleosida

Nukleotida dan nukleosida merupakan basa nitrogen yang dihubungkan dengan lima gula karbon. Perbedaan nukleotida dan nukleosida tidak hanya dari elemen penyusun atau komposisi kimianya saja.

Namun masih beberapa lagi perbedaan di antara keduanya. Yang akan kami kupas dengan tuntas, lengkap, dan jelas mengenai perbedaan nukleotida dan nukleosida dalam artikel ini yang kami ambil dari Yuksinau.id.

Berikut adalah pemaparannya.

Pengertian Nukleotida dan Nukleosida

1. Nukleotida

Nukleotida adalah molekul organik yang biasa dianggap sebagai unit fungsional dari DNA dan RNA yang palin sederhana (kecil).

Dalam relevasi kedokteran nukleotida yang tidak dapat berfungsi dengan baik adalah salah satu penyebab utama dari semua kanker yang diketahui saat ini.

Nukleotida = Gula + Basa + Fosfat

Nukleotida terdiri dari gula (deolsiribosa atau ribosa), basa nitrogen (pirimidina atau purina), dan 1 – 3 gugus fosfat. Fungsi biologis dari nukleotida adalah

  • Dapat menyimpan data yang termasuk bagian dari DNA atau RNA.
  • Komunikasi seluler (cAMP; ATP allosteric regulator).
  • Sebagai mata uang energi -> ATP.
  • Katalisis co-enzim.

Contoh nukleotida adalah adenosin trifosfat, adenosin monofosfat, uridin monofosfat, dan lain sebagainya.

2. Nukloesida

Nukleosida merupakan nukleotida yang kehilangan fosfat. Beberapa analog nukleosida dapat digunakan sebagai agen anti virus ataupun anti kanker.

Nukleosida = Gula + Basa

Nukleosida terdiri dari basa nitrogen yang terikat secara kovalen dengan gula (deolsiribosa atau ribosa). Nukleosida dapat tersisa sebagai struktur apabila gugus fosfat dari nukleotida dihilangkan dengan hidrolisis.

Fungsi biologis dari nukleosida adalah

  • Untuk mengembangkan nukleotida yang menyusun DNA dan RNA.
  • Obat – obatan sebagai agen anti virus dan anti kanker.
  • Sebagai kerangka dasar bagi terbentuknya ADP, AMP, dan ATP.

Contoh nukleosida adalah Uridin, sitidin, timidin, guanosin, adenosin, inosin, dan lain sebagainya.

Perbedaan Nukleotida dan Nukleosida

Untuk lebih jelasnya sudah kami rangkumkan dalam tabel di bawah ini perbedaan antara nukleotida dan nukleosida.

Perbedaan Nukleotida dan Nukleosida
Pembeda Nukleotida Nukleosida
Pengertian Nukleotida adalah molekul organik yang biasa dianggap sebagai unit fungsional dari DNA dan RNA yang palin sederhana (kecil). Nukleosida merupakan nukleotida yang kehilangan fosfat.
Relevansi dalam Kedokteran Nukleotida yang tidak dapat berfungsi dengan baik adalah salah satu penyebab utama dari semua kanker yang diketahui saat ini. Beberapa analog nukleosida dapat digunakan sebagai agen antivirus ataupun antikanker.
Komposisi Kimia Nukleotida = Gula + Basa + Fosfat

Nukleotida terdiri dari gula (deolsiribosa atau ribosa), basa nitrogen (pirimidina atau purina), dan 1 – 3 gugus fosfat.

Nukleosida = Gula + Basa

Nukleosida terdiri dari basa nitrogen yang terikat secara kovalen dengan gula (deolsiribosa atau ribosa).

Nukleosida dapat tersisa sebagai struktur apabila gugus fosfat dari nukleotida dihilangkan dengan hidrolisis.

Penyusun DNA atau RNA Iya dapat menyusun DNA dan RNA. Tidak dapat menyusun DNA dan RNA.
Fungsi Biologis 1.   Menyimpan data -> sebagai bagian dari DNA atau RNA.

2.   Komunikasi seluler (cAMP; ATP allosteric regulator).

3.   Sebagai mata uang energi -> ATP.

4.   Katalisis co-enzim.

1.   Mengembangkan nukleotida yang menyusun DNA dan RNA.

2.   Obat – obatan sebagai agen anti virus dan anti kanker.

3.   Kerangka dasar bagi terbentuknya ADP, AMP, dan ATP.

Contoh Adenosin trifosfat, adenosin monofosfat, uridin monofosfat, dan lain sebagainya. Uridin, sitidin, timidin, guanosin, adenosin, inosin, dan lain sebagainya.

Itulah beberapa perbedaan, penjelasan, pengertian, dan fungsi mengenai nukleotida dan nukleosida yang dapat kami sampaikan. Semoga dengan adanya artikel ini maka dapat membantu anda memahami di antara keduanya. Terima kasih 🙂

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *